Simponi III | Candu Bait

Simponi III


Ada nada yang hati manusia dengarkan. nada itu mengisyaratkan segala bentuk yang ingin diperungkapkan oleh manusia lain. seakan memberi petunjuk, arahan, jalan, hidayah, rasa, simpati dll. nada-nada tersebut sering hinggap di sekian waktu.

seperti mata yang terbuka selalu dapat menangkap berbagai objek yang diterimanya. memasukan dalam diri di berbagai keadaan. senada dengan nada itu yang menyirat kedalam hati sampai tulang rusuk orang merasakannya.

itu refleksi hasrat yang murni dalam diri orang.

sajak nada tak mudah terdefinisikan. menembus semua diri pada diri yang terjangkit simponi nada tersebut. perbait simponi yang termanipulasi pada nada akan membuat diri manusia menabrak keterbatasan dibawah alam kesadaran. tak mudah untuk disikluskan.

kadang manusia akan berbuat dengan nada yang tersirat dalam hati tersebut. untuk menjadi manusia luhur akan sebab sesuatu.

permulaan saja. nada demi nada setiap detik akan berkembang. lalu, menumpuk bagaikan genangan air yang akan terpenuhi. bila sudah tumpah akan terisi oleh beberapa simponi nada yang baru. itu akan mengalihkan berbagai simponi perasaan diri manusia.

sehingga tak luput sebuah rasa itu akan mudah berubah. dipengaruhi oleh berbagai hal yang menjadi satu dalam kelekatan setiap diri manusia.

jangankan nada yang akan mengalir pada diri manusia. bahkan nada tersebut tidak berupa bait atau gatra saja. bisa sajak maupun kalimat yang mampu menancap dalam diri.

setidaknya nada itu mempengaruhi sesuai dengan diri yang seimbang. tidak sekonyol semuanya terjadi. tetapi keinginan dialam bawah sadar yang akan memproses terjadi simponi dalam hati yaitu nada-nada yang mengalirkan jiwa murni.

Amaryk


7 juni 2018
Tulungagung

Pict from pixabay



Posting Komentar

© Amaryk - Ruang Candu. All rights reserved. Developed by Jago Desain