Bunga Sejati
Nampak berwarna ...
Dalam wujud lentera
Menghias pemuka Sudra
Di balik tirai berhamburan
penggegam pustika sejati
Bukan hayalan belaka
Nan bukan pertunjukan semata
Tetapi, hasil karya alami
Hasil sentuhan tuhan
Yang dinanti dan dijiwai
Tertangkap pula garis-garis indah itu
Demikian angin lewat
Tampaklah lambaian gurau manisnya
Kelopak indahnya,
Tangkai berseminya
Siapa yang tak kunjung terperangkap
Ukir Tuhan yang memukau
Menundukkan mata semua makhluk
Menggenggam sejuta pulau dewata
Di sangkar kesadaran...
Semenjak bunga menghadir
Bunga menjadi sajak awal syair
Bingkai segala keindahan
Pilihan tangga kehidupan
Pusat mahakarya yang agung
Meskipun begitu ...
Bunga tetaplah bunga
Yang kadang ada duri
Mendakat siap tertusuk
Menjauh siap kehilangan harumnya
Amaryk
24 mei 2018
Tulungagung
![]() |
| Pict from pixabay |
